Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, 20 April 2013

Hydraulic 1


Sistem hidrolik mempunyai peran sangat penting dalam operasi alat berat. Prinsip-prinsip dasar hidrolik digunakan ketika merancang dan mengoperasikan sistem hidrolik untuk implement, sistem steering, sistem brake, dan sistem power train. Bahkan dalam kehidupan sehari-hari, tidak terlepas dari peralatan yang memanfaatkan prinsip-prinsip dasar hidrolik, misalnya: dongkrak dll.
Prinsip-prinsip hidrolik berlaku ketika menggunakan cairan yang bertekanan untuk melakukan kerja. Untuk itu ada beberapa hukum yang harus dipahami dan akan dijelaskan pada pembahasan berikut.

I.1 Penggunaan Cairan Dalam Sistem Hidrolik 

Beberapa alasan mengapa menggunakan zat cair dalam sistem hidrolik:
·  Cairan mengikuti bentuk wadah (tempat) dimana cairan itu berada. Ruang atau volume yang ditempati oleh zat cair tadi dinamakan “displacement”.
·  Zat cair tidak dapat dimampatkan


 (non-compressible)
Zat cair meneruskan tekanan ke semua arah (lihat gambar 1), zat cair akan mengikuti bentuk dari wadah. Zat cair mengalir ke segala 

arah melalui pipa-pipa dan hose dalam berbagai ukuran dan bentuk.

Dibandingkan dengan zat lain sebagai contoh gas, jika ditekan gas mempunyai ruangan yang lebih kecil dan displacement-nya menjadi berkurang. Itulah sebabnya zat cair (cairan) sangat cocok digunakan dalam sistem hidrolik.


I.2 Hukum Pascal
Menurut hukum Pascal, Tekanan yang bekerja pada suatu zat cair pada ruangan tertutup, akan diteruskan ke segala arah dan menekan dengan gaya yang sama pada luas area yang sama. Artinya, gaya yang bekerja di setiap bagian dari hidrolik oil system akan meneruskan tekanan yang sama ke segala arah di dalam sistem.










Gb. 1.4 Hukum Pascal

Contoh soal
Seperti contoh yang terdapat pada gambar di atas, 500 Pound gaya yang bekerja pada piston kecil dengan jari-jari 2 inchi, menghasilkan tekanan sebesar 40 Pound per Square Inch (Psi). Tekanan yang sama akan mampu mendukung piston besar dengan jari-jari 3 inchi dengan berat beban 1130 Pound. Dengan rumus yang sederhana berdasarkan hukum Pascal, dapat dijelaskan hubungan antara gaya (Force), Tekanan (Pressure) dan Luas penampang (Area).

I.2.1 Formulasi Pascal
Force (gaya) adalah sesuatu yang menyebabkan benda diam menjadi bergerak, benda yang bergerak lurus menjadi berbelokdan sebagainya.
Gaya biasanya dinyatakan dalam:
·  Pounds (Lbs)
·  Kilogram (Kg)
·  Newton (N)

Pressure (Tekanan), adalah gaya yang bekerja pada setiap satuan luas penampang. Pressure biasanya dinyatakan dalam:
·  Pounds per Square Inch (Psi)
·  Kilogram per Centimeter Persegi (Kg/Cm²)
·  KiloPascal (Kpa)

Area (Luas penampang/permukaan), biasanya dinyatakan dalam:
·  Square Inch (Inch²)
·  Millimeter persegi (mm²)
· 

Centimeter persegi (mm²)
Gb. 1.5 Formulasi Pascal

Luas permukaan yang berbentuk lingkaran dapat dihitung dengan rumus berikut:             Area = p  ´  r²
Jika jari-jari lingkaran (r) adalah 2 inch, maka:
A = 3,14 ´ 2 ´ 2
A = 12,5 inch²
Dengan mengetahui luas area, dapat diketahui berapa besar tekanan yang mampu mengangkat beban yang ada. Jika gaya sebesar 500 Pound bekerja pada area 12,5 inch², tekanan yang terjadi adalah 40 psi.

Tekanan dapat diketahui dengan rumus:
P = F / A
P = 500 lbs/12,5 inch²
P = 40 psi

Dengan demikian besar gaya yang bisa ditopang oleh piston yang besar adalah:
F = P ´ A
P = 40 psi

A = belum diketahui (r = 3 inch)             F = 40 ´ 28,26
A = p ´ r²                                                   F = 1130 psi
A = 3,14 ´ 3 ´ 3
A = 28,26 inch²


Rabu, 12 Desember 2012

POWER TRAIN (ALAT BERAT)

1. Prinsip Power Train




Power Train adalah sekelompok komponen yang kerjanya secara besama-sama untuk mentransfer power dari sebuang sumber power (Engine) untuk meuju ke tempat yang digunakan untuk melakukan pekerjaan,



Power Train digambarkan untuk rangkaian mesin yang meneruskan power dari kincir air menuju alat untuk melakukan kerja, seperti penggergaji kayu.

Fungsi Power train
1. menghubung dan memutus power dari engine
2. mengubah kecepatan dan torsi
3. mengubah arah
4. menyamakan distribusi power ke roda penggerak (Drive wheel)

2. Jenis-jenis Power Train

A. Mechanical Drive (Penggerak Mekanis)








Power Train dengan penggerak mekanis dapat digolongkan menjadi :

1. Power train yang menggunakan gear untuk memodifikasi gerakan gerakan dan variasi
2. Menggunakan Chain dan Sprocket
3. Power train yang menggunakan gesekan untuk menghasilkan gerakan
4. power train  yang menggunakan belt untuk menghasilkan gerakan

Keuntungan  mekanikal power train bisa mempunyai kombinasi semua metode transmisi tenaga ini.




Dalam mekanikal drive, power dari engine di transfer melalui sebuah coupling (Clutch dan Torque Converter) ke transmisi. Dari transmisi  tenaga di transfer ke differential untuk menggerakan machine yang menggunakan roda. (atau sebuah bavel gear dan pinion untuk mesin yang memiliki track), Final Drive, dan ke roda-roda atau track.





3. Planetary Gear Set



Planetary Gear set sederhana terdiri dari :
1. internal gear (Ring Gear)
2. Sun Gear
3. Planetary Gear
3. Planet carrier

Keuntungan Planetary Gear Set adalah sebagai berikut :

1. Gear bertautan secara trus menerus. sehingga kecil kemungkinan terjadi kerusakan pada gigi, tidak ada     pengesahan atau ketidak sejajaran dan kekuatan gear dibagi rata.

2. Planetary gear set sangat ringkas

3. kegunaan yang banya tujuh kombinasi cepat dan arah dapat diperoleh dari planetary gear set tunggal.

4. Variasi kecepatan dan arah dapat di tambahkan melalui penggunaan planetary gear gabungan.

Cara kerja planetari gear set

Sun Gear
Carrier
Ring Gear
Speed
Torque
Direction
1. Input
Output
Ditahan
Reduksi maksimum
Meningkat
Sama dengan input
2. Dirtahan
Output
Input
Reduksi minimum
Meningkat
Sama dengan input
3. Output
Input
Ditahan
Kenaikan maksimum
Reduksi
Sama dengan input
4. Ditahan dengan masukan
Input
Tertahan
Kenaikan maksimum
Reduksi
Sama dengan input
5. Input
Ditahan
Output
Reduksi
Meningkat
Kebalikan dari output
6. Output
Ditahan
Input
Pningkatan
Reduksi
Kebalikan dari input
7.         Bila dua anggota ditahan bersama, kecepatan dan arah sama dengan input.  Langsung 1:1 pergerakan terjadi.
8.         Bila tidak ada anggota yang ditahan atau terkunci bersama, keluaran tidak terjadi. Hasilnya adalah kondisi netral.











Jumat, 07 Desember 2012


Salam Kenal

haloo kenalin nama saya Joko Miftakhul F . Sekarang saya bersekolah di SMKN 1 Balikpapan kelas XI-TAB (Teknik Alat Berat). Diblog ini saya akan berbagi pengetahuan mengenai Dunia Automotive yang seru banget untuk kalian ikutin.

ya demikianlah perkenalan singkat aku, selamat menjelajah di blog aku