Sistem hidrolik
mempunyai peran sangat penting dalam operasi alat berat. Prinsip-prinsip dasar
hidrolik digunakan ketika merancang dan mengoperasikan sistem hidrolik untuk implement, sistem steering, sistem brake,
dan sistem power train. Bahkan dalam
kehidupan sehari-hari, tidak terlepas dari peralatan yang memanfaatkan
prinsip-prinsip dasar hidrolik, misalnya: dongkrak dll.
Prinsip-prinsip
hidrolik berlaku ketika menggunakan cairan yang bertekanan untuk melakukan
kerja. Untuk itu ada beberapa hukum yang harus dipahami dan akan dijelaskan
pada pembahasan berikut.
I.1 Penggunaan Cairan Dalam Sistem Hidrolik
Beberapa alasan
mengapa menggunakan zat cair dalam sistem hidrolik:
·
Cairan mengikuti bentuk wadah (tempat) dimana
cairan itu berada. Ruang atau volume
yang ditempati oleh zat cair tadi dinamakan “displacement”.
·
Zat cair tidak dapat dimampatkan
(non-compressible)
Zat cair meneruskan tekanan ke semua arah (lihat
gambar 1), zat cair akan mengikuti bentuk dari wadah. Zat cair mengalir ke
segala
|
arah melalui pipa-pipa dan hose dalam berbagai ukuran dan bentuk.
Dibandingkan dengan zat lain sebagai contoh gas,
jika ditekan gas mempunyai ruangan yang lebih kecil dan displacement-nya menjadi berkurang. Itulah sebabnya zat cair
(cairan) sangat cocok digunakan dalam sistem hidrolik.
I.2 Hukum Pascal
Menurut hukum
Pascal, “Tekanan yang bekerja pada suatu zat cair pada ruangan tertutup, akan
diteruskan ke segala arah dan menekan dengan gaya yang sama pada luas area yang sama”. Artinya, gaya yang
bekerja di setiap bagian dari hidrolik oil
system akan meneruskan tekanan yang
sama ke segala arah di dalam sistem.

Gb. 1.4 Hukum Pascal
Contoh soal
Seperti contoh
yang terdapat pada gambar di atas, 500 Pound gaya yang bekerja pada piston
kecil dengan jari-jari 2 inchi, menghasilkan tekanan sebesar 40 Pound per Square Inch (Psi). Tekanan
yang sama akan mampu mendukung piston besar dengan jari-jari 3 inchi dengan
berat beban 1130 Pound. Dengan rumus yang sederhana berdasarkan hukum Pascal,
dapat dijelaskan hubungan antara gaya (Force),
Tekanan (Pressure) dan Luas penampang
(Area).
I.2.1 Formulasi Pascal
Force (gaya) adalah sesuatu yang
menyebabkan benda diam menjadi bergerak, benda yang bergerak lurus menjadi
berbelokdan sebagainya.
Gaya biasanya dinyatakan dalam:
·
Pounds
(Lbs)
·
Kilogram
(Kg)
·
Newton
(N)
Pressure (Tekanan), adalah gaya yang bekerja pada setiap satuan
luas penampang. Pressure biasanya
dinyatakan dalam:
·
Pounds
per Square Inch (Psi)
·
Kilogram
per Centimeter Persegi (Kg/Cm²)
·
KiloPascal
(Kpa)
Area (Luas penampang/permukaan), biasanya dinyatakan dalam:
·
Square
Inch (Inch²)
·
Millimeter
persegi (mm²)
·
Centimeter persegi (mm²)
![]() |
Centimeter persegi (mm²)
Gb. 1.5 Formulasi Pascal
Luas permukaan yang berbentuk
lingkaran dapat dihitung dengan rumus berikut:
Area = p ´ r²
Jika jari-jari lingkaran (r)
adalah 2 inch, maka:
A = 3,14 ´ 2 ´
2
A = 12,5 inch²
Dengan mengetahui luas area,
dapat diketahui berapa besar tekanan yang mampu mengangkat beban yang ada. Jika
gaya sebesar 500 Pound bekerja pada area 12,5 inch², tekanan yang terjadi
adalah 40 psi.
Tekanan dapat diketahui dengan
rumus:
P = F / A
P = 500 lbs/12,5 inch²
P = 40 psi
Dengan demikian besar gaya yang
bisa ditopang oleh piston yang besar adalah:
F = P ´ A
P = 40 psi
A = belum diketahui (r = 3 inch) F = 40 ´
28,26
A = p ´
r² F
= 1130 psi
A = 3,14 ´ 3 ´
3
A = 28,26 inch²
Play Baccarat | Expert Review by FSB Casino Experts
BalasHapusBaccarat worrione is a popular game at online casinos. choegocasino We've thoroughly reviewed this game and gave it a good reputation rating because it's very easy 바카라사이트 to